Sinergi Bea Cukai dan Pemda Kuningan Gencarkan Sosilisasi Rokok Ilegal

Kategori: 

KUNINGAN – Sebagai upaya dalam menekan peredaran rokok ilegal, Bea Cukai Cirebon dan Pemda Kabupaten Kuningan melalui Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Kuningan melaksanakan  Sosialisasi dan Ketentuan Pita Cukai Ilegal pada Rokok dan Tembakau.  

Sosialisasi ini diikuti oleh Asosiasi Petani Tembakau Indonesia  (APTI) Kuningan, dan  Kasi Trantib Kecamatan Se-Kabupaten Kuningan.  di Aula BJB Cabang Kuningan, Senin (23/05/2022). Hadir Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Aries Susandi, ST.M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Ukas Suharfaputra, MP, dan jajaran dari Bea Cukai Cirebon, dan lainnya.

Sekda Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.SI menuturkan, melalui sosilisasi dan pembinaan ketentuan dibidang cukai, dengan pemahaman yang benar  terkait peraturan perundang-undangan dibidang cukai. Diharapkan  masyarakat dapat mengidentifikasi legalitas atas barang-barang kena cukai yang beredar ditengah masyarakat.

Selain itu pembinaan ini, dikatakan Sekda Dian,  bermanfaat pula untuk mendukung penegakan hukum dalam rangka pemberatasan barang kena cukai illegal khususnya pada rokok dan tembakau.

“Dalam jangka panjang, barang kena cukai illegal pada rokok dan tembakau akan berkurang,  bahkan menghilang dari peredaran. Sehingga  barang-barang yang dikonsumsi  oleh masyarakat  khususnya rokok dan tembakau terjamin legalitasnya dan keamanannya,” terangnya.

Sekda Dian menjelaskan, ketika banyak sekali ditemukan  peredaran rokok dan tembakau  illegal di pasaran baik berskala besar maupun kecil akan berdampak dan berpengaruh terhadap pendapatan negara di bidang cukai. Akhirnya akan berdampak juga  terhadap menurunnya sektor pertumbuhan perekonomian dan pemabangunan bagi masyarakat pada umumnya.

Selanjutnya Mei Hari Sumarna, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Cirebon, memberikan  materi  Sosialisasi Barang Kena Cukai  Hasil Tembakau. Ia menerangkan Rokok Ilegal adalah rokok impor/rokok produksi dalam negeri yang  berada di peredaran bebas dan disiapkan untuk penjualan eceran  tetapi tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan. Bagi  yang melanggar akan dikenakan sanksi pidana penjara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 39 Tahun 2007.

Adapun jenis-jenis Rokok Ilegal, menurut UU tersebut, disebutkan Mei Hari, diantaranya Rokok tanpa dilekati pita cukai (Rokok Polos), Rokok menggunakan pita cukai palsu, Rokok menggunakan pita cukai bekas, Rokok menggunakan pita cukai yang bukan haknya, dan Rokok       menggunakan pita cukai yang tidak sesuai golongannya. (IKP/DISKOMINFO)

 

 

Share