Surat Instruksi Bupati Kuningan No 2 Tahun 2021 Tentang Penekanan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Desease 2019

Dalam rangka menjalankan ketentuan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Coronavirus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019 dan Penetapan Provinsi Jawa Barat Siaga 1 COVID-19.

Untuk menindaklanjutinya Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH mengeluarkan Surat Instruksi Bupati Kuningan No 2 Tahun 2021 Tentang Penekanan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Pengendalian penyebaran Corona Virus Desease 2019 di Kabupaten Kuningan diantaranya berisi Kepada Kepala Perangkat Daerah: Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan, Kelurahan dan Desa: Ketua RW dan RT: Para Pengusaha Bidang Pariwisata: dan Seluruh Masyarakat Kuningan.

Selanjutnya menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang berbasis Mikro diseluruh Desa dan Kelurahan sampai dengan Tingkat Rukun Tetangga (RT)/ Rukun Warga (RW) yang berpotensi menimbulkan penularan COVID-19 sesuai kondisi wilayah dengan memperhatikan cakupan pemberlakuan pembatasan.

Adapun kegiatan masyarakat berupa, Resepsi/hajatan — pernikahan/khitanan — secara terbuka/tertutup. Penyelenggaraan Acara, Hiburan, Hobby, Komunitas, Obyek Wisata Dan Olahraga Berkelompok secara terbuka/tertutup: dan  hiburan malam / karaoke, bumi perkemahan dan glamping. Dilarang untuk dilakukan mulai tanggal 16 Juni 2021 s.d. 28 Juni 2021.

Dan bagi Perangkat Daerah yang akan melakukan kegiatan berupa, memobilisasi/mengumpulkan pegawai/masyarakat dalam jumlah besar untuk di tunda pelaksanaannya. kegiatan yang tidak begitu penting/ tidak urgent untuk di tunda pelaksanaannya. Dan kegiatan rapat lebih diutamakan dalam bentuk virtual.

Dengan adanya kenaikan signifikan kasus terpapar COVID- 19, peningkatan angka kematian akibat COVID-19 dan tingginya tingkat keterisian tempat tidur Rumah Sakit (Bed Occupancy Ratio/ BOR), kegiatan masyarakat di fasilitas 'umum/tempat wisata/taman dilarang. Bupati berharap Agar melaksanakan Instruksi ini dengan penuh tanggung jawab.

 

 

Share