Tahun Baru Islam 1 Muharam 1443 H Bupati : Mari Kita Manfaatkan Momentum Tahun Baru Islam Ini Untuk Melipat Gandakan Ikhtiar Lahiryah Dan Bathiniyah Kita Dalam Melawan Pandemi

Kategori: 

Kuningan ,- Pengurus DKM Syiarul Islam Bekerjasama dengan Bagian Kesra Setda Kabupaten Kuningan menyelenggarakan kegiatan Doa bersama memperingati  Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriyah Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2021yang dihadiri secara langsung oleh, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH. di Masjid Agung Syiarul Islam Kuningan, Rabu (11/8/2021).

Sama halnya dengan pesan yang disampaikan oleh Presiden Republik Idonesia, pada kesempatan ini Bupati juga mengajak, kepada semua ummat islam khususnya di Kabupaten Kuningan untuk terus meneguhkan ukuwah islamiyah, ukuwah wathoniah dan ukuwah basyariah, dan terus kembangkan budaya moderasi beragama, toleransi, enklusifitas dan ta’awun, sebarkan nilai-nilai islam rahmatan lilalamin, teladani akhlak nabi dengan mengajarkan kebersamaan dan toleransi serta menghindari syiar kebencian.

“Saya juga mengajak seluruh kaum muslimin untuk memulai Tahun Baru Hijriyah ini dengan tekad dan semangat muhasabah menuju perbaikan diri dan perbaikan masyarakat. Mari kita manfaatkan momentum tahun baru islam ini untuk melipat gandakan ikhtiar lahiryah dan bathiniyah kita dalam melawan pandemi, dengan penuh harapan dan berdo’a penuh keyakinan, semoga Allah SWT., senantiasa memberkahi dan melindungi masyarakat Kabupaten Kuningan khususnya dan bagi bangsa Indonesia umumnya segera dibebaskan dari wabah dan mara bahaya,” ungkap Acep.

Selanjutnya, pihakya meminta pada acara istighosah dan do’a bersama ini untuk mecurahkan hati dan fikiran memohon kepada Allah SWT., dengan penuh keikhlasan dan kekhusyuan agar secepatnya terbebas dari wabah covid-19 serta dijauhkan dari segala cobaan, musibah dan bencana.

“Tidak lupa kita sama-sama do’akan bagi saudara-saudara kita yang telah wafat akibat wabah covid-19, semoga mereka diampuni dosanya, diterima iman islamnya, dan di tempatkan di syurganya Allah SWT. Serta bagi saudara-saudara kita yang saat ini masih menjalani isolasi baik di rumah sakit maupun mandiri agar diberikan kesabaran dan ketabahan serta secaptnya diberikan kesehatan,” tuturnya.

Diakhir, pihaknya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Jajaran Pengurus DKM Syiarul Islam yang bekerjasama dengan bagian Kesra Setda Kabupaten Kuningan karena telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan tetap menerapkan protkol kesehatan.

“Syukur alhamdulillah perlu saya sampaikan bahwa sebagaimana Surat Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021 bahwa Kabupaten Kuningan termasuk pada level-3. artinya kita telah keluar dari zona kritis dan dapat mengendalikan penyebaran covid-19 dengan menurunnya angka kasus covid-19 di Kabupaten Kuningan yang cukup signifikan beberapa minggu terakhir. Untuk itu, pada kesempatan ini juga saya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih khususnya kepada para Cendekiawan Muslim, Para Kyai, Ulama, Tokoh Agama, Ustad/Ustadzah, Pimpinan Pontren dan Para Habait serta Para Pimpinan dan umat agama lainnya yang telah bekerja sama membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi ini, terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kuningan atas kesadaran dan kedisiplinannya dalam mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan anjuran serta himbauan pemerintah,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DKM Masjid Syiarul Islam H. Yayan Sofyan, mengatakan, kegiatan merupakan  rasa syukur kepada Allah atas  nikmat dan yang telah diberikan. Dan memohon ampunan, perlindungan,  keberkahan dan rahmatNya agar  kita senantiasa diberikan keteguhan iman untuk menjalankan ibadah menuju  kehidupan yang lebih baik lagi.

Tidak henti-hentinya Ketua DKM mengingatkan, bahwa covid-19  ini adalah penomena alam ciptaan Allah SWT. Dalam  penanganannya dibutuhkan  pendekatan ikhtiar alam, yaitu dengan memperhatikan protokol kesehatan. Tentu jauh lebih penting  melalui  pendekatan spritual.

 "Untuk itu marilah kita jaga hubungan dengan Allah dengan senantiasa memohon doa dengan penuh kerendahan. Sungguh kita tidak memiliki daya dan upaya kecuali atas kehendak-Nya. Jangan takut jangan sedih, kalau hubungan dengan Allah terjalin dan alam dijaga,"harapnya dengan penuh haru.

Usai itu dilanjutkan doa bersama  yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Kuningan Kyai Dodo Syarif. Ia mengajak, marilah kita fokuskan berdoa kepada Allah Swt  dengan penuh kenikmatan dan kekhususan. Doapun berlangsung dengan penuh khidmat. Semoga Kuningan senantiasa dijaga dan mendapatkan perlindungan dari Allah Azza wa Jalla. (BID/IKP/DISKOMINFO)

Share