Toserba Harus Bermitra Dengan UMKM

Kategori: 
Pengembangan Kemitraan UMKM

Dalam upaya mengembangkan kemitraan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan para pengusaha besar, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Kuningan mengadakan pengembangan kemitraan UMKM yang diselenggarakan pada Kamis (29/10/2015) di Gedung Serbaguna Universitas Kuningan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, H. Aang Hamid Suganda sebagai penggagas dan pemberi dana bantuan dana bergulir untuk Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), Para Kepala SKPD, Ketua Kadin Kabupaten Kuningan, Rektor Universitas Kuningan, Kepala PDAU Kabupaten Kuningan, Para Pimpinan Perbankkan BJB, BRI dan Bank Mandiri, para pimpinan Toserba Yogya, Surya  dan Terbit.
 

Kepala BPPT, Drs. H. Lili Suherli, M. Si selaku Ketua Panitia Penyelenggara mengungkapkan bahwa maksud diselenggarakannya pengembangan UMKM tersebut untuk menjembatani atau memfasilitasi dan mengkomunikasikan berbagai kepentingan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah melalui pengembangan kerjasama/kemitraan dengan pengusaha besar toserba yang ada di Kabupaten Kuningan sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan motivasi kepada pelaku usaha UMKM dalam menjalankan usahanya, meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta pemasaran atau kemitraan.
 

“ Untuk narasumber dalam kegiatan ini adalah konsultan Motivator Bisnis UMKM, bapak Lili Cahyadi dan saya berharap materinya dapat membantu memberikan motivasi kepada para peserta dalam melakukan pemasaran, kemasan dan manajemen usahanya,” kata Drs. Lili Suherli, M. Si.
 

Wakil Bupati Kuningan, H. Acep Purnama dalam sambutannya memaparkan bahwa pertumbuhan dan pemerataan ekonomi merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesehjahteraan masyarakat. Peran pelaku usaha UKM dan IKM merupakan suatu kekuatan ekonomi lokal, regional maupun nasional dan terbukti cukup stabil dan tidak terpengaruh dengan krisis ekonomi global, maka keberadaan UMKM harus didorong dan dikembangkan.
 

“ Pertumbuhan UKM dan IKM di Kabupaten Kuningan semakin pesat, untuk itu kepada para pengusaha toserba yang ada di Kabupaten Kuningan agar menerima produk-produk dari UKM, karena berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan No. 11 Tahun 2011 Tentang Penataan, Pembinaan Pusat Perbelanjaan, pasar tradisional dan toko modern. Dalam Pasal 25 Ayat 4 disebutkan bahwa pengelola toko modern wajib memasarkan produk usaha kecil setempat dan produk unggulan,” kata Wakil Bupati Kuningan.
 

Diakhir sambutannya Wakil Bupati Kuningan menghimbau kepada pihak perbankkan untuk selalu membuat dan mensosialisasikan program-program permodalan yang dapat meningkatkan pengembangan UMKM karena masih cukup banyak potensi-potensi produk UKM dan IKM yang belum berkembang akibat masalah permodalan. ( Sumber : YHS, Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan ).

Pengembangan Kemitraan UMKM
Pengembangan Kemitraan UMKM
Pengembangan Kemitraan UMKM
Share